PENGUNAAN TANAMAN OBAT TRADISIONAL MASYARAKAT ACEH PADA IBU-IBU PASCA MELAHIRKAN DI KECAMATAN PASIE RAYA KABUPATEN ACEH JAYA

Maulina Sari Muliya, 2011010010 (2024) PENGUNAAN TANAMAN OBAT TRADISIONAL MASYARAKAT ACEH PADA IBU-IBU PASCA MELAHIRKAN DI KECAMATAN PASIE RAYA KABUPATEN ACEH JAYA. Other thesis, Universitas Serambi Mekkah.

[thumbnail of Skripsi Maulina Sari Muliya.pdf] Text
Skripsi Maulina Sari Muliya.pdf

Download (2MB)

Abstract

Indonesia dikenal sebagai gudangnya tumbuhan obat (herbal) sehingga mendapat
julukan live laboratory (Sari et al., 2017). Berbagai ramuan dari daun, akar, buah,
kayu dan umbi-umbian telah dimanfaatkan sejak lama untuk dapat digunakan
dalam upaya memelihara kesehatan dan menyembuhkan berbagai penyakit
(Pradita et al, 2021). Penggunaan tumbuhan sebagai bahan obat di Masyarakat
Kabupaten Aceh Jaya sudah dikenal sejak lama, beberapa kalangan masih
menggunakan sesuai dengan pengetahuan yang diwariskan orang tua terdahulu.
Salah satunya adalah Penggunaan tanaman untuk pengobatan atau perawatan bagi
ibu-ibu pasca melahirkan. Tujuan Penelitian ini adalah untuk: 1. Mengetahui jenis
tumbuhan apa saja yang digunakan oleh ibu-ibu pasca melahirkan di gampong
Alue-Jang Kecamatan Pasie Raya Kabupaten Aceh Jaya. 2. Mengetahui bagaimana
cara pengolahan dan pemanfaatan ramuan tersebut oleh ibu-ibu pasca melahirkan
oleh di gampong Alue-Jang Kecamatan Pasie Raya Kabupaten Aceh Jaya.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, dengan teknik wawancara
terbuka dan semi tersruktural. Terdapat 45 jenis tanaman diantaranya 6 jenis
berstatus Undefined yang tergolong kedalam 35 suku tanaman di Gampong Alue
Jang, Kecamatan Pasie Raya. tanaman obat tersebut diolah dengan cara yang
beragam,mulai dari penjemuran, penumbukan, penyaringan, hingga pencampuran
dengan bahan lain. Cara penggunaannya pun berbeda-beda, ada yang di oles, ada
yang di minum, dan ada juga yang di gunakan sebagai pembersih daerah organ
intim. Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa kesimpulan yang dapat diberikan
adalah: 1. Terdapat 45 jenis tumbuhan obat dengan 35 suku. Berbagai bentuk
ramuan yaitu majun, pilis, param, tapal, ramuan cair/direbus, dan ramuan ditumbuk/
dihaluskan, yang diracik untuk mengembalikan kondisi fisik ibu setelah
melahirkan. 2. Manfaat yang dirasakan meliputi pemulihan bentuk perut,
penghilangan bau tidak sedap, pengurangan rasa sakit pada perut, badan serta
kepala, kemudian pengencangan tubuh serta area kewanitaan, melancarkan
peredaran darah, menguatkan dan menyegarkan badan, menunda hamil, hingga
membuat awet muda kembali. Penggunaan tumbuhan obat ini juga dianggap aman
dan efektif untuk ibu yang melahirkan secara normal maupun sesar, asalkan
digunakan dengan dosis yang tepat. 3. Pengolahan tumbuhan obat tradisional
dilakukan dengan cara yang beragam, mulai dari penjemuran, penumbukan,
penyaringan, hingga pencampuran dengan bahan lain seperti madu, minyak kayu
putih, dan kapur.

Item Type: Thesis (Other)
Uncontrolled Keywords: Tumbuhan obat, Obat Tradisional, Pasca Melahirkan
Subjects: L Education > L Education (General)
Divisions: Faculty of Law, Arts and Social Sciences > School of Education
Depositing User: Unnamed user with email puksi@serambimekkah.ac.id
Date Deposited: 23 Oct 2025 02:28
Last Modified: 23 Oct 2025 02:28
URI: http://repositori.pustaka.serambimekkah.ac.id/id/eprint/217

Actions (login required)

View Item
View Item